Jumat, 19 Januari 2024 – 18:21 WIB
Solo – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jamal Wiwoho mengundurkan diri dari jabatannya sebagai rektor pada Selasa, 16 Januari 2024. Sebagai gantinya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menunjuk Inspektur Jenderal Kemendikbudristek Chatarina Muliana Girsang sebagai Pelaksana tugas (Plt) Rektor UNS.
Deputi Humas UNS, Deddy Winata Kardiyanto mengatakan, berdasarkan pernyataan resmi dari Jamal Wiwoho bahwa per tanggal 16 Januari 2024 mengembalikan mandat dan perpanjangan sebagai Rektor UNS kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim. “Alhamdulillah surat pengajuan itu disetujui oleh menteri dan per tanggal 18 Januari 2024 kemarin,” kata dia kepada wartawan di Gedung dr. Prakoso UNS, Jumat, 19 Januari 2024.
Setelah Jamal Wiwoho mengundurkan diri, lanjut Deddy, kini Mendikbudristek menunjuk Plt Rektor UNS pada Kamis, 18 Januari 2024. Menurut dia, Nadiem menugaskan Chatarina Muliana Girsang sebagai Plt Rektor UNS. untuk menggantikan rektor yang lama. “Ibu Catharina itu sehari-harinya sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Dikbudristek. Tadi saya sudah bertemu dengan beliau. Nanti akan kita atur waktunya untuk bertemu,” ujar dia.
Deddy mengungkapkan serah terima jabatan Plt Rektor UNS dilakukan pada Jumat, 19 Januari 2024. Penunjukan Chatarina sebagai Plt Rektor UNS sesuai dengan surat perintah Mendikbudristek Nomor 2055/M/06/2024 yang ditandatangani langsung Nadiem Makarim pada tanggal 18 Januari 2024.
Sementara itu Jamal Wiwoho dalam keterangan tertulisnya menyampaikan berbagai perkembangan di UNS, di antaranya terbentuknya Peraturan Majelis Wali Amanat (PMWA) UNS Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Majelis Wali Amanat (MWA). PMWA tersebut telah terbit dan disosialisasikan pada 8 Januari 2024 oleh Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi beserta tim teknis dari Kemendikbudristek RI.
“Pertimbangan tersebut, menurut Jamal, terkait dengan amanat perpanjangan masa jabatan sebagai Rektor UNS telah dilaksanakan dan telah mengantarkan tahapan penataan kelembagaan sampai dengan terbitnya PMWA Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota MWA.” Tahapan selanjutnya merupakan implementasi PMWA tersebut berupa pembentukan organ MWA dan pemilihan rektor yang lebih memerlukan peran dan tanggung jawab besar. “Untuk menghindari pandangan dan kekhawatiran bahwa saya memiliki kepetingan pribadi berkaitan dengan pemilihan anggota MWA dan pemilihan rektor, saya memilih bersikap tidak berperan lebih lanjut dalam penataan kelembagaan di UNS,” ujarnya.